Pengertian Team Learning            Team Learning atau kelompok belajar merupakankemampuan yang berfokus pada suatu kerja sama yang melibatkan adanya interaksisatu sama lain yaitu individu antar individu berdasarkan tugas masing-masingyang terbagi didalam suatu kelompok dengan tujuan mendapatkan hasil yangmaksimal. Dimana sebuah team learning membutuhkan suatu tempat untuk salingberbagi keterampilan dengan cara mengamati orang lain berdasarkan tingkah atautindakan seseorang, cepat dan tanggap dalam memecahkan suatu masalah, melakukanpercobaan terlebih dahulu, serta mempertanyakan sebuah asumsi dan mengakajinyadalam sebuah hasil kerja sama suatu kelompok.            Keberhasilansuatu kelompok kerja dapat dilihat jika masing-masing anggota yang tergabungdidalam kelompok tersebut bisa saling mengisi kekurangan yang ada dengankelebihan yang dimiliki oleh anggota yang tergabung didalam kelompok yang sama. Dengan begitu, hasil yang diperolehtim dapat lebih maksimal dibandingkan dari tiap orang yang bekerja secaraindividu atau bekerja sendiri-sendiri, karena team learning merupakan suatubentuk kerjasama yang paling penting dan mendasar, dan juga team learningmemiliki peran yang penting untuk membawa suatu kelompok untuk mencapai kinerjayang lebih maksimal. Macam – Macam Team LearningBerikut tiga macam Team Learning yang umumkita jumpai, yaitu:A.     Team Learning untukPeserta Didik       Keberhasilansuatu sekolah atau organisasi lebih ditentukan oleh bagaimana sekelompok orangmampu bekerja sama dan belajar untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan yangditentukan. Karena begitu besar peran team learning dalam kesuksesan suatusekolah, maka penting sekali bagi sekolah untuk menekankan team learning dalamsetiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan di sekolah. Dengan begitu, tidakada seorang peserta didik pintar yang merasa bahwa dia paling hebat, dan muridbodoh yang nyantai bermalas – malasan menunggu murid pintar mengerjakan tetapisemua di samaratakan didalam satu kelompok yang anggotanya bisa salingberinteraksi, berbagi pendapat satu sama lain dan anggota nya diberi tugasmasing – masing untuk dikerjakan bersama guna mencapai hasil yang memuaskandari kerja sama tim.

B.      Team Learning untukGuru       Keadaanyang sering dijumpai di lapangan adalah bahwa guru sering bekerja secaraindividu atau sendiri – sendiri. Mereka berinteraksi hanya dengan peserta didik.Di dalam sekolah, tidak banyak dijumpai guru yang berinteraksi dengan sesamaguru untuk mendiskusikan hal-hal tertentu terkait dengan inovasi dalam bidangyang diajarkan. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan guruberdasarkan team learning: 1)     Seorangguru dapat mendiskusikan mengenai materi yang akan dibagikan kepada peserta didikataupun permasalahan terkait dengan pengajaran, serta bagaimana meningkatkanpengajaran yang mereka lakukan antar sesama kelompok guru.2)      Sesama guru saling mengoreksi kinerja satusama lain ketika mengajar untuk dapat memberikan masukan dan bertukar pendapat.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

3)      Membuat program / materi mengajar secarabersama-sama dan menyusun materi ajar secara bersama-sama pula. C.     TeamLearning dalam sebuah Instansi / Perusahaan      Team learning didalam suatu perusahaan meliputiadanya penyesuaian terhadap perubahaan yang ada dan dapat berkembang mengikutikeadaan/lingkungan perusahaan serta mampu menciptakan tujuan maupun pendekatanyang baru. Pembelajaran ini harus menyatu pada cara organisasi menjalankankegiatannya. Pembelajaran dalam hal ini meliputi:a.       Bagian dari kegiatan kerja sehari-harib.      Diterapkan pada individu, unit kerja danperusahaanc.

       Bersifat mampu memecahkan masalah bersumberpada penyebabnyad.      Fokus pada menyebarnya sumber pengetahuanuntuk seluruh organisasie.       Dilakukan untuk memanfaatkan kesempatan untukmendapatkan perubahan yangLebih jelas dan dapat mengerjakan lebih baik lagi.Sumber – sumber pengetahuan dan pembelajaranini bisa berasal dari gagasan dan pendapat pada karyawan, Penelitian danpengembangan atau biasa disebut Research & Development (R&D) padaperusahaan, masukan dari para konsumen atau pelanggan, saling tukar/berbagipengalaman dan perbandingan, team learning dalam perusahaan mencakup banyakhal, terutama pada individu dalam organisasi misalnya, Karyawan dalamperusahaan.            Keberhasilanseorang karyawan didalam suatu perusahaan sangat tergantng pada kesempatan yangdiperoleh dimana kesempatan tersebut dipelajari dan dipraktikan demiterciptanya sesuatu hal atau keahlian yang baru. Perusahaan yang memberikesempatan melalui adanya seleksi & rekrutmen yang meliputi pelatihan danpendidikan sebelum masuk kedalam lingkungan kerja yang diberikan perusahaanoleh karyawannya untuk dapat tumbuh dan berkembang. Kesempatan tersebut dapatberupa rotasi pekerjaan, kenaikan gaji pada karyawan yang berprestasi atauterlatih. On the job training atau proses magang merupakan suatu cara yangefektif untuk melatih dan menarik garis hubungan yang lebih baik antarakepentingan dan prioritas perusahaan.

 Pengembangan Team Learning            Prosesteam learning dalam suatu kelompok merupakan hal yang sangat penting, prosestersebut harus memungkinkan terjadinya adanya suatu kerjasama dan rasa salingbergantung satu sama lain. Meskipun ada rasa saling bergantung, tetapi setiapanggota kelompok harus memiliki rasa tanggung jawab masing-masing dalammemberikan suatu pendapat atau ikut berpartisipasi demi terselesaikannya suatutugas yang ada. Jadi dalam team learning bukan dilihat dari hasil akhir saja,tetapi bagaimana proses dari awal yaitu memberikan / mengemukakan suatupendapat dll untuk mencapai suatu hasil yang lebih maksimal, karena prosespembelajaran yang sesungguhnya terjadi di sana.

            Pembelajaranyang sesungguhnya terjadi dalam proses, maka diperlukan adanya suatu upayadalam rangka meningkatkan kualitas proses demi tercapainya efektivitas danefisiensi pembelajaran. Untuk itu, dalam team learning perlu diajarkan salahsatu keterampilan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses, yaituketerampilan dalam berbicara. Yaitu bagaimana cara berdialog yang baik dapatdikembangkan dalam suatu kelompok Disamping itu, ada beberapa hal lain yangperlu untuk diperhatikan, yaitu: cara menyelesaikan suatu konflik / masalah,dinamika kelompok, membuat suatu keputusan yang bijaksana, dan memimpin secaraefektif. Dengan mengembangkan hal-hal tersebut dalam kelompok, maka setiapanggota kelompok akan merasakan manfaatnya tidak hanya karena bekerja dalamkelompok, tetapi juga karena belajar untuk bagaimana bekerja dalam suatukelompok.

            Suatukelompok dapat dikatakan berhasil dapat dilihat dari caranya ia berkomunikasidengan baik, tingginya semangat / keinginan untuk belajar, mau belajar bekerjasama, serta adanya kemauan untuk saling terlibat dan mengemukakan apa yang adadalam hati dan pikiran mereka dihadapan kelompok. Berikut adalah beberapa halyang dapat dipraktekkan dalam kelompok untuk membangun suatu komunikasi yangbaik dalam sebuah team learning :a)     Berbicaralahsecara luas dan terbuka, serta bebas untuk mengemukakan pendapatb)     Belajarmendengarkan terlebih dahulu sebelum orang lain selesai berbicara, di sela-sela orang lain berbicara ambil kesempatan untuk memikirkan suatu pendapatmaupun kritik dan saran untuk disampaikanc)     Menghargaipendapat orang lain dan tidak merasa kecewa dengan pendapat  yang dikemukan oleh orang laind)     Memilikipikiran yang terbuka, yaitu tidak cepat menghakimi orang laine)     Belajarberbicara di depan kelompok baik untuk mengemukakan pendapat ataupunmenyampaikan usulan. Manfaat Team LearningAda beberapa manfaat yang didapatkan dalamsebuah Team Learning atau Tim pembelajaran, yaitu :1.     Dapatsaling berbagi di bidang pengetahuan, keahlian, serta berbagi pengalaman antaranggota kelompok untuk meningkatkan kemampuan belajar dalam tim2.     Memotivasianggota untuk dapat mengemukakan pandangan mereka yang mengarah pada hasil yanglebih baik3.     Mengembangkansebuah komunikasi yang terbuka dan efektif dalam berorganisasi, berbagiinformasi dengan anggota kelompok4.

     Dapatmembangun hubungan yang lebih baik dalam suatu kelompok serta menciptakanpraktek kerja yang saling bekerjasama5.     Mendapatkanwawasan dan pengalaman baru terhadap rekan satu tim6.     Membangunkepercayaan serta menciptakan lingkungan yang mendukung atau memungkinkansetiap anggota dapat percaya diri meskipun diluar keterbatasan para anggota7.     Menghasilkanpersaingan antar tim, yang dapat memicu para anggota dan memotivasi setiapanggota kelompok untuk belajar lebih giat serta bekerja lebih keras.8.     Membiarkananggota tim mengarahkan serta memulai interaksi dalam pembelajaran ke dalamkelompok sehingga pelatihan lebih menyenangkan, relevan dan efektif. Studi Kasus Team Learning            Dalam suatu perusahaan tentunya ada sajamasalah yang terjadi baik masalah internal perusahaan, maupun masalaheksternal.

Adapaun masalah terhadap individu maupun masalah terhadap tim kerjadi suatu perusahaan. Dalam contoh studi kasus ini saya mengambil contoh masalahteam learning yang terjadi di perusahaan atau instansi pemerintah dan swastayaitu PT. Pertamina Persero (Pemerintah) dan PT. Total E&P Indonesie(Swasta). A.    TeamLearning di PT.

Pertamina (Persero)Berikut masalah yang terjadi pada tim kerjadi PT. Pertamina (Persero) yaitu:1)     Pemimpinkelompok tidak mampu memberi arah yang jelas tentang hal-hal yang harusdilakukan dalam kelompok2)      Anggota kelompok memilih jalansendiri-sendiri dalam menyelesaikan tugasnya3)      Ketua kelompok dan anggotanya yang tidak maumemberi sebuah pendapat baru, jika pendapat yang ada sebelumnya tidak dipakai4)      Anggota kelompok tidak mau mendengarkanpendapat orang lain5)      Pemimpin dan anggota tidak memperhatikanbagaimana proses kerja kelompok berlangsung, yang penting tugas yang diberikanselesai dilakukan. B.    TeamLearning di PT. Total E&P IndonesieBerikut masalah yang terjadi pada tim kerjadi PT.

Total E&P Indonesie1)      Adanya pemberian arahan yang jelasdari ketua kelompok, Tepatnya sebelum mulai bekerja2)      Semua anggota kelompok aktif dan tidakada yang paling menonjol atau berusaha untuk menonjolkan diri3)      Memperhatikan etos kerja dalamkelompok sehingga semua anggota kelompok merasa nyaman dalam bekerja danberdiskusi4)      Semua anggota kelompok dengan senanghati mau mengeluarkan pendapat, karena yang bersangkutan merasa bahwakelompoknya sangat menghargai pendapat orang lain.       Dariuraian di atas dapat disimpulkan bahwa pada kelompok PT. Total E&PIndonesie lebih unggul dalam sebuah tim kerja para anggota perusahaanya yangmembuat efektivitas dan kinerja para karyawannya menghasilkan hal positifterhadap perusahaan tersebut dibandingkan dengan PT. Pertamina (Persero) yangterdiri dari kelompok orang-orang yang selalu memfokuskan pada diri sendiri.Orang-orang dalam kelompok tersebut tidak menyadari bahwa mereka sedang bekerjasama dalam kelompok. Yang mereka lakukan adalah bekerja secara individu atau sendiri-sendiridan tidak mementingkan pendapat anggota lain yang tergabung dalam kelompoktersebut. Sedangkan kelompok PT. Total E&P Indonesie adalah kelompok dariorang-orang yang memfokuskan pada kebersamaan dalam kelompok dan memfokuskanpada kerja Tim.

      Denganteam learning, hasil yang dicapai secara bersama-sama cenderung lebih tinggijika dibandingkan dengan hasil yang dicapai oleh individu per individu yang adadalam kelompok.